MANDATRAKYAT.COM, Jakarta – Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) DPR RI menyatakan keprihatinan yang mendalam atas meningkatnya ketegangan militer antara India dan Pakistan pasca-operasi militer India bertajuk “Operasi Sindoor”. Aksi ini dipicu oleh serangan mematikan yang terjadi di kawasan wisata Pahalgam, Jammu Kashmir, pada 22 April 2025, yang menewaskan 26 wisatawan.
Kelompok The Resistance Front yang berbasis di Pakistan mengklaim bertanggung jawab atas insiden tersebut, meskipun Pemerintah Pakistan membantah keterlibatannya. Namun, Menteri Luar Negeri India Vikram Misri menyebut peristiwa itu sebagai bentuk terorisme lintas batas dan membalas dengan serangan militer ke wilayah yang dituduh sebagai tempat persembunyian kelompok bersenjata.
Ketua BKSAP DPR RI, Mardani Ali Sera, menilai eskalasi ini berisiko tinggi terhadap stabilitas kawasan Asia Selatan, terlebih karena kedua negara merupakan kekuatan nuklir. “Kami mendukung pernyataan Kementerian Luar Negeri RI yang menyerukan penahanan diri dan mendorong penyelesaian melalui dialog diplomatik,” tegas Mardani.
Sebagai mitra strategis bagi India dan Pakistan, BKSAP menekankan pentingnya empat hal: pertama, perlindungan terhadap warga sipil dan infrastruktur vital; kedua, dukungan terhadap forum-forum multilateral seperti PBB, ASEAN, dan AIPA untuk memediasi perdamaian; ketiga, penghentian segera aksi militer dan provokasi; serta keempat, penyelesaian menyeluruh atas isu Kashmir dengan berpegang pada prinsip-prinsip Piagam PBB dan hukum internasional.
Mardani juga mengajak komunitas internasional, termasuk parlemen dunia, untuk bersatu mendukung langkah de-eskalasi dan menyusun solusi damai yang berkelanjutan. “Kami berharap kedua negara segera kembali ke meja perundingan demi tercapainya perdamaian dan keamanan di Asia Selatan,” ujar Mardani.
BKSAP menyatakan siap berperan dalam diplomasi parlemen internasional melalui kerja sama dengan AIPA, Majelis Parlemen SAARC, dan berbagai badan antar-parlemen lainnya guna mendorong penyelesaian damai atas konflik yang sedang berlangsung.





