Putus Total Diterjang Banjir, TNI AD Bangun Jembatan Gantung 120 Meter di Aceh Tamiang

MANDATRAKYAT.COM, Aceh Tamiang — Prajurit TNI Angkatan Darat dari jajaran Korem 011/Lilawangsa membangun jembatan gantung sepanjang 120 meter di atas Sungai Tamiang, tepatnya di Desa Lubuk Sidup, Kecamatan Sekerak, Kabupaten Aceh Tamiang. Pembangunan ini dilakukan setelah jembatan utama yang menjadi akses warga putus total akibat banjir besar.
Seorang prajurit yang berada di lokasi menyebut, pembangunan jembatan gantung sudah berjalan selama 16 hari. Jembatan tersebut ditargetkan dapat difungsikan sebagai akses penyeberangan dalam waktu sekitar satu bulan.

“Sudah 16 hari kami membangun jembatan ini, dan targetnya dalam satu bulan lagi bisa dipakai untuk penyeberangan,” ujarnya saat menyambut kedatangan empat wartawan dari Jakarta, Kamis (15/1/2026).

Ia menjelaskan, jembatan gantung ini bersifat sementara sebagai solusi cepat, sambil menunggu pembangunan jembatan permanen kembali dilakukan. Meski sementara, keberadaannya dinilai penting untuk mengembalikan mobilitas masyarakat dan mempercepat pemulihan aktivitas ekonomi.

Pembangunan jembatan gantung menjadi prioritas karena lokasi tersebut merupakan jalur penting yang menghubungkan sejumlah wilayah, terutama Kecamatan Sekerak dan Bandar Pusaka. Sejak jembatan permanen roboh, warga dan pendatang terpaksa kembali menggunakan jasa penyeberangan perahu boat yang berbayar.

“Warga sekarang harus menyeberang dengan boat. Sejak jembatan dihantam banjir, transportasi kembali seperti dulu,” kata prajurit tersebut.

Berdasarkan catatan di lapangan, jembatan rangka baja Aras Sembilan–Lubuk Sidup yang roboh sebelumnya merupakan jalan lintas provinsi. Jembatan tersebut dibangun pada 2008 dan mulai difungsikan penuh sejak 2010.

Dengan pengerjaan yang terus dipacu, jembatan gantung buatan prajurit TNI AD ini diharapkan segera rampung, sehingga ketergantungan warga pada penyeberangan boat dapat dihentikan dan distribusi logistik kembali lancar di Aceh Tamiang.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *