PENGUATAN EKONOMI DAN PERAN MASYARAKAT ADAT NUSANTARA

0

Mandatrakyat.com – Penguatan ekonomi dan partisipasi masyarakat adat nusantara dalam pembangunan ekonomi nasional menjadi perbincangan hangat di antara Dadung Hari Setyo sebagai Ketua Umum KUP SUTA Nusantara, Martinus Anthon Werimon sebagai Pimwil KUP SUTA Nusantara Papua yang juga Sekretaris Dewan Adat Papua, dan Sudiyanto dari SUTA Nusantara-Perbumma Adat Nusantara pada Rabu malam (17/6/2020) di Hotel Borobudur, Jakarta.

Ngopi, ngobrol santai penuh inspirasi antar ketiganya berlangsung hangat dan sesekali diselingi candaan-candaan yang membuat obrolan kian menarik. Meski yang diobrolkan cukup berat, namun suasana ngobrol yang santai sambil makan dan ngopi membuat semuanya mengalir. “Peran masyarakat adat dalam pembangunan nasional harus dimuliakan, termasuk kesejahteraan dan keberlangsungan generasinya yang lebih baik penting untuk didorong” tutur Dadung HS, Ketua Umum KUP SUTA Nusantara.

“Memang betul, agar seluruh masyarakat adat dapat berperan aktif dan mempunyai kapabilitas mumpuni serta sejahtera tentunya, sehingga yang berperan tak hanya itu lagi itu lagi. Banyak hal bisa diselesaikan secara adat dan itu bisa lebih shoft dan mempunyai kekuatan yang kokoh” timpal Martinus selaku Pimwil KUP SUTA Nusantara Papua dan Sekretaris Dewan Adat Papua.

“Keberagaman adat nusantara dan agama di negeri ini memang seharusnya menjadi kekuatan yang bisa saling bersinergi dalam semangat persatuan.” Sambung Sudiyanto di sela-sela nyeruput kopinya.

Kemandirian ekonomi, ketahanan pangan, dan beberapa masyarakat adat di luar negeri tak luput dari perbincangan ketiganya. Hingga pada akhirnya mengerucut pada kesepakatan untuk sama-sama mendorong penguatan ekonomi dan peran masyarakat adat nusantara melalui rumah besar bersama Perkumpulan Badan Usaha Milik Masyarakat (Perbumma) Adat Nusantara yang baru saja dibentuk. (rsy)

Share.

About Author

Leave A Reply